Toreh.co – Nugroho Priyo Wicaksono 33, warga Perumahan Kraksaan Permai, Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo menebar berita bohong, mengaku dirinya dibegal, saat melintas di sisi timur Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Probolinggo, Senin (1/5/2026) sekitar pukul 21.45.
Hal ini terkuak usai pria bersetatus perawat RSUD Waluyojati ini melakukan klarifikasi di mapolsek Kraksaan, Rabu (3/5/2026). Ia mengaku jika kejadian pembegalan dirinya tidak ada, dan hanya berpura-pura. Sebanya, lantaran terlilit hutang.
”Saya menyampaikan klarifikasi atas kejadian firal kemarin. Saya melakukan itu karena saya khilaf, saya meminta maaf atas kesalahan saya yang membuat berita hoax tentang begal, dan saya meminta maaf warga probolinggo, Kapolres, dan Kapolsek,” ujarnya pria bertubuh kurus tersebut.
”Saya berbuat seperti itu karena saya terdesak kebutuhan. Kajadian begal itu hoax, sekali lagi saya minta maaf,” imbuhnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Kraksaan Iptu Dj Setyowadi mengatakan, yang bersangkutan mengaku bahwa dirinya sebenarnya bukan korban begal.
”Jadi dia itu tidak di begal, dia sengaja melukai dirinya sendiri. Dan motor miliknya sebenarnya dia jual ke teman nya sendiri,” ungkapnya.
Hal tersebut dilakukan karena yang bersangkutan telilit hutang piutang. Sepeda yang dijual tersebut milik orang tua Nogroho.
”Motor itu di jual ke teman nya sendiri seharga Rp 1.5 juta. Dan sepeda motornya sudah kita amankan,” tutupnya.(Dm)

