Nasional Peristiwa
Beranda » Truk Bermuatan Triplek Terguling di Tol Gempas, Bus Tabrak Muatan yang Tumpah

Truk Bermuatan Triplek Terguling di Tol Gempas, Bus Tabrak Muatan yang Tumpah

Truk Colt Diesel bermuatan triplek terguling di Jalan Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), Senin (28/9/2026) dini hari. Muatan triplek yang tumpah ke lajur cepat kemudian ditabrak bus yang melaju dari arah belakang.

PASURUAN, TOREH.CO – Truk Colt Diesel bermuatan triplek terguling di Jalan Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), Senin (28/9/2026) dini hari. Muatan triplek yang tumpah ke lajur cepat kemudian ditabrak bus yang melaju dari arah belakang.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.55 WIB di KM 800.800 Jalur B Tol Gempas.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana mengatakan, kecelakaan melibatkan truk Colt Diesel bernomor polisi S 9971 UU dan bus N 7805 UB.

Genom Sapi Grati Jadi Andalan Baru Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Menurut dia, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Hadi 39, warga Plandaan, Jombang, melaju dari Lumajang menuju Jombang melalui jalur tol.

Truk berjalan di lajur lambat. Setibanya di lokasi, kendaraan tersebut diduga oleng karena pengemudi mengantuk hingga akhirnya terguling.

“Truk diduga oleng kemudian terguling. Muatannya tumpah ke lajur cepat,” kata Hendrix.

Indonesia Raih Emas Pertama Asian Games 2026 dari Beregu Putra Bulu Tangkis

Truk kemudian berhenti dalam posisi terguling di lajur lambat. Sementara sejumlah lembar triplek berserakan hingga ke lajur cepat.

Tidak lama kemudian, bus N 7805 UB yang melaju di lajur cepat dari arah belakang tiba di lokasi. Pengemudi diduga tidak sempat menghindari muatan yang berserakan sehingga bus menabrak triplek dan truk yang terguling.

Bus yang dikemudikan Moch Prihandono (59), warga Wonokromo, Surabaya, akhirnya berhenti di bahu dalam.

Bus tersebut membawa 29 penumpang. Satu penumpang bernama Norman (40), warga Lawang, mengalami luka ringan berupa lecet pada kaki kanan.

“Korban luka ringan satu orang. Untuk korban luka berat dan meninggal dunia nihil,” ujar Hendrix.

Sementara pengemudi truk maupun bus dilaporkan dalam kondisi sehat. Kedua pengemudi juga disebut memiliki kelengkapan surat izin mengemudi sesuai jenis kendaraannya.

Hendrix mengatakan, hasil analisis sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu pengemudi truk yang mengantuk. Kondisi tersebut menyebabkan truk oleng dan terguling hingga muatannya berserakan di lajur cepat.

Di sisi lain, pengemudi bus diduga kurang konsentrasi saat melintas di lokasi sehingga tidak berhasil menghindari material yang berada di jalur kendaraan.

“Diduga pengemudi truk mengantuk dan pengemudi bus kurang konsentrasi sehingga terjadi laka lantas,” kata Hendrix.

Petugas PJR 312 bersama pengelola Tol Gempas kemudian melakukan penanganan di lokasi. Petugas mengatur arus lalu lintas, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendokumentasikan kecelakaan, serta meminta keterangan saksi.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan selanjutnya dievakuasi ke Gerbang Tol (GT) Rembang. Penanganan juga dikoordinasikan dengan Unit Laka Polres Pasuruan Kota.

Akibat kecelakaan itu, kerugian material kendaraan diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Adapun kerusakan sarana tol masih dalam proses penghitungan.

Meski terjadi kecelakaan, arus lalu lintas di sekitar lokasi dilaporkan tetap lancar. Kondisi cuaca saat kejadian juga cerah.

Kecelakaan tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan pengemudi, terutama saat melintas di jalan tol pada dini hari. Kondisi mengantuk dapat menyebabkan kendaraan kehilangan kendali dan membahayakan pengguna jalan lain.(AI/DM)